HTML Table

Perawatan lengkap burung derkuku Lomba tingkat nasional [LumajangKicau]

Lain tujuan tentu saja lain jalan yang ditempuh, jika artikel kemarin saya membuat artikel tentang Perawatan harian burung Derkuku agar rajin manggung dan sehat adalah makanan untuk derkuku yang dipelihara untuk sekedar hobi, maka jika tentang burung lomba maka perawatan juga pasti ada tambahannya. Perawatan derkuku lomba lebih butuh waktu luang yang banyak. Perawatan burung derkuku yang akan digunakan untuk lomba sebaiknya dilakukan sewaktu burung derkuku masih berusia kurang lebih 3 bulan. Hal itu dilakukan agar kita bisa mengetahui burung derkuku yang kita pelihara memiliki prospek yang bagus untuk dilombakan atau tidak.
Saat usia 3 bulan piyikan dari derkuku ini sudah mulai mengeluarkan bunyi. Sebaiknya kita pilih terlebih dahulu, mana yang bersuara bagus dan burung mana yang memenuhi kriteria untuk dijadiakan sebagai juara sudah mulai terbaca.
Selain pemilihan calon burung yang akan dilomba, juga penting bagi anda untuk melakukan perawatan yang baik dan teratur tentunya juga berkelanjutan artinya tidak putus – putus dalam merawat. Perawatan tersebut sebagai berikut :

1. Perawatan Burung Derkuku Untuk Lomba Saat Anakan (piyik)

Setelah anda menemukan burung derkuku yang memiliki kriteria lomba sudah diperoleh, maka setiap sore harinya dari pukul 15.00 sampai 17.30 burung harus kita kerek. Yang pertama harus diperhatikan yaitu kita harus melihat cuaca.
Jika sedang hujan, jangan mengkerek burung derkuku anda, hal itu dapat berpengaruh pada kesehatan burung derkuku. Burung derkuku akan mulai gacor saat berusia 6 bulanan.
Namun, ada juga burung yang sudah gacor  saat baru berusia 4 bulanan. Pada setiap Pagi hari burung dikerek dimulai dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00.
Akan tetapi hal tersebut bisa anda lakukan dalam waktu 4 kali saja selama waktu seminggu. Anda bisa sekekali membawa burung jalan jalan ke latberan sesekali. Hal itu bertujuan untuk melatih menal burung derkuku. Dan jika sudah mau jalan pada arena latberan baru burung kita persiapkan untuk acara lomba.

2. Persiapan Lomba


Persiapan lomba untuk burung derkuku dapat dilakukan sejak waktu 1 minggu sebelum acara lomba. dari disinilah waktu yang tepat untuk melakukan perawatan secara intensif. Yang mana penggantangan bisa anda lakukan tiap hari sampai dengan satu hari menjelang lomba.
Kemudian satu hari menjelang lomba, burung cukup dengan dijemur saja. Apabila burung dilombakan hari minggu maka pada saat hari jum’atnya burung bisa dimandikan.
Meskipun tidak harus saat hari jum’at, bisa hari sabtunya ataupun saat kamis. Dan disinilah setingan mulai dimulai, dan kita bisa melihat burung gacor di lomba jika dimandikan di hari apa .
Pemandian untuk derkuku sangat dibutuhkna untuk membersihkan bulu dari kotoran serta mencegah burung menyisir bulu bulunya pada saat lomba dimulai atau sedang berjalan.
Lalu air untuk mandinya dapat memakai air bekas cucian beras atau juga ditambahkan dengan obat kutu. Dan sesudah derkuku mandi, burung derkuku segera diangin anginkan. Perawatan saat menjelang lomba memang sangat ketat, namun ada hasil yang memuaskan di suatu hari nanti yang dapat menggantikan rasa letih anda saat melakukan perawatan.

3. Perawatan Makanan


Bukan Cuma masalah mandi dan penjemuran saja, namu masalah makanan juga lebih bagus lagi menunya. 7 hari sebelum lomba pemberian pakan juga mulai berubah. Apabila hari biasa diberikan makanan dengan bebas yang mana burung bisa memakan semua makanan yang disukainya .

Pemberian pakan untuk derkuku yang memiliki suara besar dapat diberikan banyak beras merah. Sebab beras merah dipercaya dapat menambah power derkuku yang memiliki suara besar ini jadi semakin ngebass serta bersuara bagus dan panjang.
Kemudian untuk setingan derkuku yang memiliki suara kecil (kristal) porsi beras merahnya dikurangi dan milet ditambah supaya powernya berkurang.
Sebab jika derkuku suara kecil (kristal) ini powernya berlebih , suara ujungnya jadi mati dan menjadi kurang menarik. Jadi bisa mengurangi keindahan suaranya terlebih pada waktu dinilai oleh juri. Dalam setingan ini anda harus benar  - benar teliti agar saat perlombaan burung derkuku benar – benar siap di gantang dengan burung derkuku yang lain. Setelah itu kerodonglah sampai tenang agar bisa maksimal pada saat acara lomba nanti.

Itulah artikel tentang Perawatan lengkap burung derkuku Lomba tingkat nasional. Semoga artikel ini dapat membantu masalah anda dalam memelihara burung derkuku. Bagikan hasil perlombaan anda di kolom komentar yang sudah LumajangKicau sediakan dibawah ini. Atas kunjungannya saya ucapkan terimakasih.


Cara mudah menjinakkan burung derkuku / tekukur hasil tangkapan alam [LumajangKicau]


Selamat berkunjung di blog LumajangKicau para pencinta derkuku yang baik hati. Pada kesempatan kali ini saya akan membeberkan beberapa cara bagaimana trick menjinakkan burung derkuku / tekukur hasil tangkapan alam agar kelak bisa jinak dan rajin manggung. Agar derkuku jinak dan rajin manggung maka perlu beberapa perawatan khusus yang harus dilakukan pada burung derkuku yang baru anda beli di pasar burung. Perawatan tersebut tidak jauh beda dengan perawatan pada burung jenis lain seperti trucuk, kutilang, kacer, tledekan, dll yang didapatkan dari hasil jaring.
Seperti inilah cara menjinakkan burung derkuku / terkuku hasil tanggakan alam :

1. Pemilihan jenis kelamin

Untuk mendapatkan suara yang bagus dan rajin manggung pastikan anda membeli burung derkuku / tekukur yang berkelamin jantan.

2. Perawatan

hal yang perlu dilakukan adalah setiap pagi kerodong di buka dan bawa ke luar rumah untuk di mandikan.durasi pemandian untuk burung liar usahakan lebih lama di banding burung anakan atau hasil tangkaran.jika kalian memakai keramba untuk pemandian boleh di lakukan dengan durasi 1 jam atau lebih.baik tidaknya menerapkan pemandian pada burung yang masih liar,kalian perlu memperhatikan kondisi cuaca di sekitar.proses pemandian di usahakan sampai basah kuyup dan taruh di tempat yang terkena sinar matahari saat pemandian berlangsung. saat burung basah kuyup masukkan tangan anda sebelah kiri sambil menyemprot burung derkuku, hal ini ditujukan agar burung terbiasa mengenali tangan menusia dan bisa tenang saat pemberian pakan dan minum nantinya.

3. Terapi lapar

terapi lapar dilakukan dengan cara memberi pakan disaat sore hari dan pagi hari saja. Karena semalaman burung tidak dikasih makan maka akan sedikit kelaparan, dan paginya berilah pakan secukupnya (sekali makan). Hal ini dilakukan agar burung dapat bergantung pada manusia.

4. Gantang

Selesai penjemuran taruh burung di tempat teduh yang aktif di lalui manusia.atau boleh kalian taruh di dalam ruangan tepatnya di ruang tamu atau ruang buat nonton tv. Jangan terlalu tinggi saat menggantang burung derkuku, usahakan tinggi sangkar sama dengan tinggi tubuh manusia.

5. Waktu makan sore dan istirahat
Setelah tidak makan dari pagi dan sore hari, maka saat inilah adalah waktunya member burung derkuku makan lagi. Berilah porsi makan yang agak banyak, namun setelah jam 7 ambilah cepuk makan nya lagi agar burung derkuku esok harinya lapar kembali. Saat istirahat ini burung dikerojong dan putar mp3 suara burung derkuku yang bertemakan alam liar. Hal itu dilakukan agar burung cepat berbunyi kembali.
Lakukanlah perawatan diatas minimal 3 bulan atau sampai burung benar – benar jinak. Namun jika ingin mendapatkan hasil yang lebih cepat maka mandikannlah burung derkuku dalam baki dengan menggunakan kedua tangan anda. Mandikan sampai basah kuyup sambil memijat dengan perlahan, untuk proses ini biasanya hanya membutuhkan waktu 2 mingguan saja maka burung akan jinak total. Namun kekurangannya dalam memandikan burung derkuku dengan menggunakan tangan adalah bulunya akan rusak karena banyak yang lepas, tapi nanti setelah jinak akan tumbuh bagus lagi saat waktunya mabung berlangsung.

Demikianlah artikel kali ini tentang  Cara mudah menjinakkan burung derkuku / tekukur hasil tangkapan alam. Jangan lupa share pada yang lain agar dapat bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan taruh pada kolom komentar yang telah LumajangKicau sediakan dibawah ini. Atas kunjungannya pada blog LumajangKicau saya ucapkan terimakasih.

Cara merawat burung derkuku agar rajin manggung dan memiliki suara merdu [LumajangKicau]

Dari banyak jenis burung, burung derkuku adalah salah satu burung yang banyak digemari oleh sebagian orang terutama bagi yang sudah tua. Suaranya yang merdu dan anggun membuat suasana rumah seperti berada di tengah hutan yang sejuk dan menenangkan. Karena suara yang merdu itulah sekarang anak muda sudah tidak sedikit yang mulai menyukainya dan dibuat hewan peliharaan dirumah, bahkan di kota – kota besar sudah banyak orang yang mulai menernak burung derkuku untuk tujuan lomba dan sekedar hobi saja.

Untuk mendapatkan suara yang khas dan anggun tentunya derkuku juga perlu perawatan yang harus diberikan oleh pemiliknya. Perawatan bisa dilakukan dari anakan hingga sudah dewasa, umumnya burung derkuku akan mulai berkicau sejak umur 6 bulan.
Oleh sebab itu, anda semuanya janganlah panik jika burung masih di bawah 6 bulan akan tetapi belum juga gacor.
Tak hanya faktor umur yang berpengaruh pada kicauan burung derkuku atau tekukur, faktor perawatan dan juga makanan untuk burung derkuku juga sangatlah penting.
Perawatan harian yang tepat akan semakin menjadikan burung tekukur semakin cepat gacor. Oleh sebab itu kita harus melakukan pembersihan kandang di tiap paginya. Dan sesudah pembersihan kandang selesai anda sebaiknya juga ganti air minum.

 Untuk lebih jelasnya tentang Cara merawat burung derkuku agar rajin manggung dan memiliki suara merdu dapat member perawatan seperti berikut ini :


1. Makanan Untuk Burung Derkuku
Asupan pakan sudah tentu adalah kebutuhan hidup bagi semua mahluk hidup termasuk burung derkuku. Untuk menjadikan burung derkuku peliharaan anda dapat mengeluarkan suara yang merdu dan anggun, maka makanan untuk burung derkuku yang tepat sangatlah diperlukan.
Makanan yang baik merupakan pakan yang seimbang, dalam arti seimbang yaitu, antara pakan alami dan juga pakan buatan di berikan secara seimbang.
Dan misalkan saja anda menyediakan beras merah, beras ketan dan milet pada kandangnya, maka anda juga harus menyediakan pakan buatan yang berupa voerr.
Akan tetapi, anda juga sebaiknya mengganti ganti makanan untuk burung derkuku dengan pakan alami.
Misalkan beras merah habis, anda dapat segera menggantinya dengan jagung dan jenis makanan yang lainnya.
Pakan burung derkuku ini yaitu biji-bijian seperti halnya burung perkutut, puter, punai atau jenis burung lainnya. Anda juga dapat memberinya pecahan batu bata merah, batu bata merah juga akan dimakan oleh derkuku.

Di dalam hutan burung ini memakan biji-bijian dan buah yang sudah jatuh. Namun, tidak jelas buah mana yang dapat dijadikan pakan untuk burung ini.
Bila di daerah padang sidempuan,para penggemar memberikan makanan dari kacang tanah yang disangrai kemudian ditumbuk hingga halus.
Makanan untuk burung derkuku ini pada umumnya adalah gabah, jagung pecah serta kacang hijau.
Makanan tersebut harus kualias terbaik supaya bisa memenuhi gizi dari burung yang hidup terbatas pada kandang.
Belilah pakan dari bahan-bahan yang baru dan anda jangan pilih pakan yang sudah kisut terlebih lagi sudah berjamur.
Jadi makanan yang harus anda sediakan adalah sebagai berikut :
-biji – bijian
-voer
-batu bata merah


2. Makanan Untuk Derkuku Lomba

Lain tujuan tentu saja lain jalan yang ditempuh, jika pertama diatas adalah makanan untuk derkuku yang dipelihara untuk sekedar hobi, maka jika tentang burung lomba maka perawatan juga pasti ada tambahannya. Untuk burung lomba beberapa penggemar menambahkan jamu serta madu dalam pakan derkukunya.
Cara mencampur biji – bijian dengan madu dapat dilakukan dengan membersihkan biji-bijian terlebih dahulu dengan cara merendamnya dalam air hangat selama waktu kurang lebih 15 jam.
Setelah itu biji dicampurkan madu serta telur. Seluruh bahan juga dicampur rata. Lalu, bahan itu di sangrai atau dengan digoreng tanpa menggunakan minyak.
Tujuannya adalah agar bahan pakan tersebut dapat menjadi kering. Jika menjemurnya dengan mata hari tidak akan membuat pakan tersebut kering.
Setelah proses sangria selesai, bahan tersebut bisa disimpan ke tempat toples agar tetap kering.
Supaya tidak menjadi santapan hewan penganggu misalnya seperti semut, cicak, kecoa ataupun tikus maka tutup rapat dengan tutup yang bagus.

Menggunakan bahan pakan yang penuh gizi ini diharapkan burung dapat berbunyi dengan suara yang bagus. Burung juga terus sehat serta kebal dari berbagai penyakit.
Untuk minumannya burung ini butuh air mineral atau air yang telah dimasak. Air yang mentah akan membuat burung ini mudah sekali sakit.
Dengan diberikan makanan yang cocok, burung derkuku anda bisa menjadi gacor dan juga fisiknya selalu sehat.

3. Mandi dan Penjemuran
Agar rajin berbunyi burung derkuku perlu dimandikan dan dijemur setiap hari.sebelum dimandikan gantang burung diteras rumah mulai subuh atau terbit fajar, lalu mandikan burung derkuku pada pukul 8 dengan cara menggunakan spray atau dengan keramba, setelah puas mandi maka jemur burung derkuku dengan cara di gantang dibawah terik matahari. Jika bisa gantang di tempat orang lalu lalang agar burung derkuku memiliki mental yang bagus saat dilombakan. Penjemuran bisa dilakukan sampa pukul 11, setelah itu angin – anginkan diteras kurang lebih 15 menit dan masukkan kedalam rumah. Dengan begitu burung akan rajin berbunyi.

Itulah artikel tentang Cara merawat burung derkuku agar rajin manggung dan memiliki suara merdu. Semoga artikel ini dapat membantu masalah anda dalam memelihara burung derkuku. Jika ada pertanyaan silahkan taruh pada kolom komentar yang sudah LumajangKicau sediakan dibawah ini. Atas kunjungannya saya ucapkan terimakasih.

Cara mudah dan sukses menangkar burung derkuku atau tetekur [LumajangKicau]

Burung berkarismatik tinggi ini bukan hanya memiliki mitos yang sangat kental dengan adat jawa, namun di zaman yang modern ini burung derkuku sudah mulai dilombakan. Tidak sedikit derkuku mania yang ada di Indonesia, mulai dari yang muda sampai yang tua sudah mulai yang suka memelihara burung derkuku ini. Harga dipasaran juga sangat terjangkau yaitu berkisar 10.000-50.000 tergantung jenis derkukunya pula ada yang lebih 500.000 bahkan ada yang diatas 1000.000 untuk yang sudah pernah menjuarai lomba derkuku. Karena keberadaannya yang semakin berkurang maka banyak juga yang mulai menangkar dan menernak burung derkuku ini sebagai penghasilan sampingan.
Ada beberapa yang perlu dilakukan untuk ternak burung derkuku sebagai berikut :

1. Penangkaran Burung Derkuku

Penangkaran derkuku dibedakan menjadi 2 yaitu penangkaran asli dan penangkaran rekayasa.
Penangkaran asli :
Agar tidak menghilangkan ras derkuku maka penangkaran menggunakan pejantan dan betina yang merupakan burung derkuku yang 100% ras derkuku (bukan silangan) yang masih memiliki suara khas yang anggun dan bermental kuat
Dengan induk yang seperti ini, diharapkan pula agar supaya anak-anak yang dihasilkan oleh burung derkuku tersebut akan mewarisi sifat-sifat suara dan mental yang baik dari induknya.
Tetapi Penangkaran burung derkuku asli ini dilakukan hanya untuk yang suka hobi dan kelangenan saja. Karena penangkaran asli tidak mendapatkan hasil suara untuk lomba.
Penangkaran rekayasa :
Kemudian untuk yang penangkaran rekayasa bertujuan untuk menghasilkan suara manggung yang baik dan memenuhi persyaratan lomba. Dan juga bisa digunakan kelangenan dan pemenuhan kebutuhan hobi dan menambah pendapatan.

 2. Penjodohan Derkuku
3. Kandang Penangkaran
Cara penjodohan burung derkuku tidak jauh berbeda dengan cara penjodohan burung perkutut dan juga penjodohan burung puter. Hal itu dikarenakan ketiga spesies itu memang berkerabat dekat.
Untuk penjodohan, pada mulanya hanya terlihat saling berdekatan, dan kemudian dilanjutkan dengan percumbuan. Yang mana burung jantan dapat terlihat menyisir bulu-bulu untuk burung derkuku yang betina. Pada sistem penjodohan meraih puncaknya pada waktu derkuku jantan mengawini pasangannya.

Kandang penangkaran tidak perlu yang spesifik sebab derkuku termasuk burung yang adaptif atau mudah beradaptasi dengan lingkungan kandang yang bagaimanapun juga. Buatlah kandang penangkaran dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm supaya bisa berkembang biak.
Pilihlah lokasi kandang yang bebas dari berbagai macam gangguan kebisingan, hal itu akan mengakibatkan burung derkuku menjadi stres dan tidak mau mengerami telur yang telah dikeluarkan. Lalu kandang penangkaran harus mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Untuk menghindari kebisingan dan gangguan dari hewan lain, jauhkan juga dari binatang pengganggu seperti tikus dan kucing masuk kedalam kandang penangkaran, dan kandang penangkaran harus terlihat bersih.
Dan jangan lupa untuk menyediakan sarang yang terbuat dari daun pinus atau cemara yang kering untuk bertelur dengan baik, jika tidak ada maka bisa menggunakan serat pohon pisang yang sudah dijemur kering dan juga bisa memakai rumput teki yang sudah dijemur kering juga.

Setelah indukan yang dipilih tersebut berjodoh dan membangun sarang kemudian akan bertelur. Saat tersebut makanan dan juga minumannya harus selalu dijaga.
Biasanya bertelur sebanyak dua butir, dan biasanya akan dierami kurang lebih selama 14 hari. Sesudah itu burung menetas. Sesudah menetas usia 5 hari, anda bisa mengggabungkannya dengan burung indukannya agar burung tersebut diloloh.
Setelah itu biarkan hingga anakan burung derkuku bisa makan sendiri. Anakan bisa disapih sesudah anakan berusia 1 bulan. Dan anakan yang disapih tersebut sebaiknya diberikan kandang sendiri. Dan jika anda menginginkan keuntungan yang lebih cepat mengalir maka setelah umur satu minggu menetas langsung angkat dan loloh sendiri, dengan begitu induk akan kawin lebih cepat dan bertelur kembali.

4. Kandang umbaran
Untuk kandang umbarannya ukuran sebaiknya lebih besar dari pada kandang penangkaran. Supaya bisa menguatkan otot dari anakan burung derkuku tersebut. Biarkanlah di kandang umbaran sampai tumbuh bulunya. Antara umur 2,5 sampai 3 bulan.taruh kandang umbaran di depan rumah yang banyak orang lalu lalang agar anakan memiliki mental yang bagus dan tentunya umbaran juga taruh ditempat matahari bersinar.

Itulah artikel dari LumajangKicau yang berjudul Cara mudah dan sukses menangkar burung derkuku atau tetekur. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi cara untuk berternak burung derkuku agar sukses. Jika ada pertanyaan silahkan taruh pada kolom komentar yang sudah LumajangKicau sediakan. Atas kunjungannya saya ucapkan terimakasih.

Perawatan harian burung Derkuku agar rajin manggung dan sehat [LumajangKicau]

Selain burung perkutut burung derkuku juga memiliki karisma tersendiri bagi para pecinta burung derkuku, burung ini dalam kepercayaan orang jawa merupakan salah satu peliharaan yang diyakini akan mendatangkan rejeki (keberuntungan), kesejahteraan, kebahagiaan dan kewibawaan pada pemiliknya. Bahkan ada beberapa masyarakat jawa yang percaya bahwa burung derkuku ini dapat menangkal ilmu santet atau ilmu hitam.
Burung yang masih berkerabat dengan burung merpati ini memiliki ekor yang cukup panjang. Sedangkan panjang tubuh Derkuku sendiri biasanya berkisar antara 28-32 cm. Warna dominan bulu Derkuku biasanya hitam dengan gradasi kelabu atau coklat muda. Lalu pada bagian ekornya biasanya berwarna lebih terang dengan bintik berwarna kuning pucat.
Bulu pada kepala burung ini biasanya berwarna merah muda dengan leher berbintik putih dan kaki yang berwarna merah pula. Paruh Derkuku cenderung runcing dan mungil hal itu sesuai dengan makannya yaitu biji – bijian.
Antara Derkuku jantan dan betina Anda bisa melihat dari ukuran tubuhnya. Derkuku jantan cenderung memiliki postur yang lebih besar daripada betina, dan jarak pada sumpit kaki jantang juga biasanya lebih rapat daripada betina. Hal itu tidak jauh berbeda dengan merpati.
Burung ini juga perlu diberi perawatan khusus agar lebih gacor setiap harinya. Ada beberapa hal yang harus anda lakukan jika ingin derkuku anda gacor yaitu sebagai berikut :
1.    Rutin dimandikan
Sama seperti burung ocehan, burung derkuku ini juga perlu mandi. Anda dapat memandikan Dekukur dengan menggunakan semprotan burung yang diisi dengan air bersih. Jika menginginkan bulu burung derkuku lebih berkilau, pemilik dapat mengganti air bersih dengan air bekas rendaman beras yang dicampur dengan daun sirih sebanyak 7 lembar.
2.    Rajin dijemur
Burung derkuku juga membutuhkan vitamin D dari sinar matahari untuk menyehatkan kulitnya, Derkuku juga butuh dijemur agar bulunya bisa tumbuh dengan sehat. Penjemuran Derkuku bisa dilakukan setiap hari sekitar jam 7 hingga 9 pagi. Karena pada saat itu sinar matahari cenderung hangat dan bagus untuk Derkuku. Penjemuran juga dapat menaikkan birahi burung yang nantinya akan membuat burung derkuku sering manggung.
  1. Lingkungan kondusif
  1. Kandang rajin dibersihkan

Walau burung derkuku termasuk burung yang mudah beradaptasi dan mudah berbunyi, ternyata burung Derkuku juga cenderung mudah stres dan sakit jika lingkungan tempat tinggalnya tidak kondusif. Jadi jika Anda memelihara burung ini, usahakan untuk meletakkan sarang Derkuku di tempat yang tenang atau bahkan sunyi. Perhatikan juga keberadaan burung atau hewan peliharaan lainnya. Jika memelihara kucing maka gantang sangkarnya ditempat yang tidak bisa di loncati kucing.
4.    Makanan bergizi
Pakan utama Derkuku adalah biji-bijian seperti beras merah, biji jagung,  kacang hijau, dan gabah. Anda juga bisa menambahkan vitamin pada air minum burung. Untuk menyehatkan paru-paru agar suara burung lantang, pemilik juga bisa memberi ekstrak atau sari sarang walet kepada Derkuku, lalu anda dapat memberinya potongan batu bata merah agar dimakannya.
Kebersihan kandang merupakan syarat utama saat memelihara semua jenis hewan terutama Derkuku. Apalagi burung ini rentan terkena cacing dan penyakit. Karena itulah bagi para pemilik Derkuku sangat disarankan untuk membersihkan kandang burung tersebut minimal sehari sekali agar Derkuku bisa hidup dengan sehat dan mengeluarkan kicauan yang merdu.
Keberadaan burung Derkuku mulai mengkhawatirkan. Populasi burung cantik ini semakin lama semakin berkurang di alam bebas. Bagi para kicau mania keadaan ini seharusnya menjadi perhatian khusus. Karena kita pasti ingin anak cucu kelak masih bisa melihat dan mendengar suara Derkuku. Banyak yang menjadi faktor berkurangnya burung derkuku, mulai dari penjaringan dengan skala besar dan perburuan orang – orang tidak bertanggung jawab.
Itulah artikel kali ini tentang Perawatan harian burung Derkuku agar rajin manggung dan sehat, semoga artikel ini bermanfaat untuk para derkuku mania. Jika ada pertanyaan silahkan taruh dikolom komentar yang telah LumajangKicau sediakan.

Saran master murai!!! Dua metode mengetahui burung murai pancingan yang jelas dan tepat untuk para pemula [LumajangKicau]


Burung Murai Batu adalah burung yang memiliki harga lumayan mahal dan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih baik dibandingkan dengan burung kicauan yang lainnya, burung ini memiliki suara yang nyaring dan gaya tarung yang berbeda dengan gaya tarung kicau lainnya. Dengan harga yang mahal bukan berarti burung ini sepi peminatnya, namun harga yang mahal bukan menjadi penghalang bagi para pecinta burung murai.
Burung murai ini memiliki ciri khas ekornya yang panjang yang akan terlihat indah saat berbunyi dengan gaya yang unik membuat orang jatuh cinta pada pandangan pertama.
Jika anda ingin memelihara burung murai ini anda dapat membelinya dipasar burung atau bisa dengan cara mencarinya di online nan. Namun dalam memilih burung murai anda harus berhati hati karena ada beberapa burung murai yang didapat dari alam liar dengan cara pancingan. Cara itu sangat fatal buat burung, karena jika salah pemeliharaan atau perawatannya maka sudah pasti murai yang baru anda beli akan mati dalam waktu singkat.
Karena alasan itulah kami tim LumajangKicau akan membahas dua metode mengetahui burung murai pancingan yang jelas dan tepat untuk para pemula, agar anda sekalian tidak tertipu dengan harga burung murai, dan dapat memilih burung murai yang berkualitas bagus tanpa cacat. Berikut ada 2 metode untuk mengetahui burung murai hasil pancingan :
Mengenali Burung Murai Pancingan dengan cara melihatnya
Metode yang pertama untuk mengenali burung muri pancingan adalah dengan cara melihatnya dengan jeli ciri – ciri yang dapat dikenali pada burung murai pancingan seperti berikut ini :
1. kondisi fisik burung murai pancingan
Ciri fisik burung murai pancingan pada umumnya burung akan terlihat seperti kedinginan atau seperti burung telat makan.
2. mata burung murai pancingan
Untuk mata burung murai hasil pancingan biasanya terlihat sayu seperti burung sakit. Untuk mengetesnya silahkan berikan jangkrik, biasanya burung murai pancingan nafsu makannya akan menurun.
3. tingkah laku burung murai pancingan
Jika anda sudah melihat ciri fisik diatas maka yang ketiga adalah lihat gerak – gerik atau tingkah lakunya, burung murai pancingan bisanya akan sangat giras dan takut pada kehadiran manusia, namun ada juga yang terlihat jinak namun nyatanya burung murai itu sudah dalam keadaan kurang fit atau sakit. Untuk itu anda harus jeli dalam memilih burung murai yang akan anda beli.
Mengenali Burung Murai Pancingan dengan cara memegangnya
Jika anda masih kurang mantab dalam memilih burung murai dan takut kalau itu adalah burung murai pancingan maka pakailah metode kedua yang LumajangKicau sarankan dengan cara memegangnya. Adapun caranya sebagai berikut ini :
1. raba bagian dada burung murai
Untuk mengenali burung Murai Batu pancingan, mintalah izin supaya diperbolehkan memegang burung tersebut kepada penjual. Setelah itu raba bagian dadanya, jika dadanya agak runcing (kurus) maka bisa diartikan kalau burung murai tersebut pancingan (sakit).
2. kondisi kaki (suhu)
Bukan hanya kondisi dadanya, namun pegang dan rasakan suhu kaki burung murai yang akan anda beli, burung murai pancingan biasanya kakinya akan terasa dingin dan tidak hangat. Hal itu disebabkan burung murai itu sakit atau stress.
3. Bagian dubur burung murai pancingan
Pada bagian dubur burung murai pancingan biasanya akan kotor seperti tidak terawat.
4. kondisi mulut burung murai pancingan
Selain 3 tanda diatas, burung murai pancingan biasanya memiliki lendir yang kotor di mulutnya (tidak kesat). Karena jika murai bukan pancingan mulutnya akan bersih, tidak pucat dan tidak ada lendir.
Setelah anda puas melihat kondisi burung murai dengan cara memegangnya maka tinggal anda cermati kondisi fisik burung setelah anda memegangnya, yaitu dengan cara mengembalikan burung murai kembali pada sangkarnya. Jika burung murai itu mau membenahi (merapikan) ekor dan bulu-bulunya, bisa dikatakan jika burung Murai batu tersebut memiliki kualitas bagus alias bukan murai pancingan. Akan tetapi, apabila sebaliknya burung tersebut ada kemungkinan merupakan jenis murai hasil pancingan.
Mengenali burung murai pancingan memang dinilai sangat penting. Pada umumnya, apabila burung tersebut pancingan, pedagang itu tidak akan mengizinkan calon pembeli untuk memegang atau memberi makan burung tersebut.
Karena dengan cara itu, akan membuat calon pembeli akan segera mengetahui apabila burung tersebut tidak baik kualitasnya atau burung murai hasil pancingan. Dan selain itu, supaya kita tidak kecewa setelah membeli burung, jangan sampai kita percaya sepenuhnya dengan promosi pedagang dengan membandrolnya dengan harga murah.
Sebab sudah banyak para calon pembeli yang sebenarnya sudah tau mengenai ciri-ciri burung Murai Batu pancingan, namun terkadang masih percaya omongan pedagang yang tidak jujur.

Demikian penjelasan LumajangKicau mengenai dua metode mengetahui burung murai pancingan yang jelas dan tepat untuk para pemula. Semoga artikel ini dapat berguna untuk para pecinta burung murai agar tidak tertipu dengan pedagang burung yang kurang bijak dalam transaksi jual beli. Mohon share artikel ini dan jangan lupa sertakan sumber agar para kicau mania juga mengerti mengenai burung murai pancingan. Atas kunjungannya pada LumajangKicau kami ucapkan terimakasih.

Rahasia sukses menjinakkan burung prenjak sawah hasil penjaringan dengan cepat [LumajangKicau]

Selamat datang lagi di LumajangKicau para kicau mania, kali ini saya akan membahas tentang burung prenjak pari. Prenjak pari banyak ditemui di persawahan untuk menangkap ulat daun dan belalang kecil, karena itulah burung prenjak pari juga dinamai prenjak sawah. Kicauan burung ini lumayan bervariatif dan enak didengar, dengan alasan itu tidak sedikit orang yang mulai mengadopsi burung ini dari alam liar.
Untuk burung prenjak pari / prenjak sawah yang baru ditangkap tidak akan langsung mengeluarkan bunyinya yang bervariatif, hanya akan mengeluarkan suara Teeett tetttt teeet saja. Namun anda tidak perlu berfikir bahwa menjinakkan burung mungil ini adalah hal yang sulit. Karena jika anda melakukan arahan dari LumajangKicau maka prenjak pari / prenjak sawah yang anda pelihara akan cepat berbunyi dan sekaligus cepat makan voer.

Hal yang harus anda lakukan untuk menjinakkan burung prenjak sawah yang anda dapatkan dari hasil penjaringan adalah sebagai berikut :

1. Terapi mandi
Dibalik tubuhnya yang mungil, burung prenjak pari ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat dibanding burung mungil lainnya seperti burung prenjak kepala merah. Untuk itu anda bisa memandikan prenjak pari anda sampai basah kuyup menggunakan sprayer halus sambil memasukkan tangan anda ke dalam sangkarnya agar burung prenjak pari dapat terbiasa dengan kehadiran tangan anda saat member makan dan minum. Anda dapat memandikannya 2 kali sehari, yaitu pukul 07.00 dan 15.00. setelah mandi basah kuyup gantang burung prenjak pari ditempat yang banyak dilalui orang dengan ketinggian setara dengan tinggi orang.

2. Terapi lapar
Yang kedua cara untuk menjinakkan burung prenjak pari hasil penjaringan dengan cepat adalah dengan cara terapi lapar. Terapi lapar caranya adalah memberi makan secukupnya (5 menit habis), setelah makanan di tempat pakan habis biarkan sampai siang hari, lalu isi kembali dengan ulat kandang sedikit dan nanti menjelang maghrib beri yang banyak.

3. Terapi haus
Yang ketiga adalah terapi haus, terapi haus sebenarnya tidak jauh berbeda dengan terapi lapar caranya. Yaitu setelah anda memberinya minum setelah 10 menit keluarkan tempat minumnya dan berikan kembali pada siang hari dan malam hari. Pada waktu malam hari biarkan wadah pakan dan minum berisi full agar tidak kelaparan dan malah mati.

Pengalaman pribadi saya tidak membutuhkan waktu lama untuk membuat bururng prenjak pari saya bisa gacor. Hanya membutuhkan waktu 2-3 minggu, dan jika ingin membuat prenjak pari anda memakan voer maka cukup campurkan voer dengan ulat hongkong / ulat kandang pada satu tempat pakan, jika ulatnya habis maka lama kelamaan prenjak pari anda akan memakan voernya juga. Biasanya dalam waktu 3 hari saja prenjak pari akan makan voer total tanpa ulat. Namun saran saya walau sudah makan voer berilah ulat kandang / ulat hongkong tiap hari pada pada pagi hari agar burung prenjak pari anda dapat hidup sehat tidak mudah mati.

Untuk pemasteran anda dapat melakukannya pada maghrib sampai burung terlihat tidur, putar suara prenjak pari lain agar prenjak pari anda termotivasi mengeluarkan suaranya yang bagus.


Itulah penjelasan kami tentang Rahasia sukses menjinakkan burung prenjak sawah hasil penjaringan dengan cepat, semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu para kicau mania yang baru membeli burung prenjak pari pikatan atau hasil penjaringan menjadi cepat jinak dan berbunyi. Jika ada pertanyaan silahkan taruh pada kolom komentar yang sudah LumajangKicau sediakan dibawah ini. Silahkan share pada yang lain agar artikel ini dapat berguna juga buat yang lain. Atas kunjungannya kami ucapkan terimakasih.

Tips jitu dari pakar burung!!! Cara cepat menjinakkan burung yang giras dengan shampoo mandi (LumajangKicau)


Selamat datang di blog LumajangKicau para kicau mania yang saya hormati, kali ini kami akan membahas tentang bagaimana menjinakkan burung hasil tangkapan alam atau obrokan agar cepat jinak dan tidak giras. Dalam pemeliharaan burung tentunya burung yang giras tidak akan mudah berbunyi karena selalu takut dengan kehadiran manusia, belum lagi burung yang giras akan mudah mati karena stress yang dialaminya, bulu banyak yang lepas dan paruh luka akibat membentur pada sangkarnya. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjinakkan burung yang giras seperti dengan terapi lapar, terapi mandi dan lain – lain. Namun LumajangKicau kali ini akan membahas cara yang paling tepat untuk cepat menjinakkan burung yang cara menjinakkannya kami dapat dari pakar - pakar burung yaitu dengan media shampoo mandi.
Adapun cara menjinakkan burung giras dengan shampoo mandi adalah sebagai berikut :

1. Mandi basah kuyup
Karena burung giras tentunya saat dimandikan menggunakan sprayer akan glabakan nabrak sana nabrak sini tanpa memperdulikan keadaan tubuhnya terutama paruhnya, maka burung perlu dimandikan basah kuyup agar kedinginan dan mulai tenang yaitu dengan cara pegang burung kicau anda secara perlahan dan celupkan pada bak mandi atau timba untuk memandikannya. Celupkan saja burung pada air dan siram dengan tangan anda satunya, lama – lama burung akan kedinginan dan tidak giras untuk beberapa menit sebelum kering. Ada kepercayaan tradisional bahwa dengan memandikan burung dengan cara demikian akan membuat burung cepat lupa pada kebiasaannya yang kemarin – kemarin, maka akan sangat baik untuk proses penjinakan burung dan burung pastinya akan cepat jinak karena terbiasa dipegang tangan manusia.

2. Semprot dengan shampoo
Setelah anda memandikan burung anda yang giras menjadi basah kuyup langkah kedua adalah dengan memnyemprotnya dengan shampoo, namun tentunya masukkan kebali burung anda yang giras pada sangkarnya. Caranya adalah isi sprayer anda dengan air ½ saja, lalu beri satu tetes shampoo dan kocok – kocok agar berbusa setelah itu semprotkan secara perlahan agar burung burung tidak loncat – loncat. Penyemprotan bisa dilakukan sampai air shampoo anda habis sampai dengan busanya. Setelah itu biarkan shampoo meresap ke pangkal bulu burung, diamkan sekitar 1 sampai 2 menit. Setelah itu baru anda dapat mengisi sprayer anda dengan air bersih (tanpa shampoo) untuk membilas bulu brung anda yang giras. Semprotkan kembali secara perlahan sampai shampoo tadi bersih.

3. Tahap pengenalan
Dalam tahap ini dilakukan saat burung yang giras sedang basah kuyup (setelah dimandikan shampoo). Lakukan pendekataan dengan cara mengelus atau menggoda burung dengan tangan anda didalam sangkar, burung yang sedang dalam keadaan basah kuyup akan lebih jinak karena kedinginan, setelah anda puas tinggal jemur burung anda yang giras tersebut.

4.  Penjemuran yang benar
Penjemuran anda dapat meletakkan burung anda yang giras pada tanah (jangan di gantang) hal ini akan menambah cepat proses penjinakan. Saran saya letakkan burung anda di tempat yang banyak orang lalu lalang agar cepat beradaptasi dengan kehadiran manusia.

5. Terapi lapar
Terapi lapar caranya bisa dilakukan dengan cara memberi makan secukupnya (5 menit habis), setelah makanan di tempat pakan habis biarkan sampai siang hari, lalu isi kembali dengan ulat kandang sedikit dan nanti menjelang maghrib beri yang banyak.

6. Terapi haus
Keenam agar burung anda yang giras menjadi lebih cepat jinak adalah terapi haus, terapi haus sebenarnya tidak jauh berbeda dengan terapi lapar caranya. Yaitu setelah anda memberinya minum setelah 10 menit keluarkan tempat minumnya dan berikan kembali pada siang hari dan malam hari. Pada waktu malam hari biarkan wadah pakan dan minum berisi full agar tidak kelaparan dan malah mati.

6. pemberian extra fooding lewat tangan
Yang terakhir adalah pemberian extra fooding dengan tangan, anda dapat melakukannya dengan member jangkrik, ulat hongkong. Jika burung masih giras maka tusuk jangkrik dengan lidi dan berikan pada burung anda yang giras.

Itulah pembahasan LumajangKicau tentang bagaimana cara cepat menjinakkan burung yang giras agar cepat jinak yng kami beri judul artikel “Tips jitu dari pakar burung!!! Cara cepat menjinakkan burung yang giras dengan shampoo mandi”.

Menurut pengalaman pribadi, saya hanya membutuhkan watku 3 hari untuk menjinakkan burung saya yang giras hasil tangkapan alam liar, namun ada teman saya butuh waktu seminggu untuk menjinakkan burungnya yang giras. Cepat tidaknya proses penjinakan tergantung dari ketelatenan kita dalam merawat burung yang giras.

Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam menjinakkan burung yang baru anda dapatkan dari alam liar atau obyokan. Jangan lupa share artikel ini agar dapat berguna untuk yang lainnya dan lebih bermanfaat. Atas kunjungannya pada blog LumajangKicau kami ucapkan terimakasih.

Bahaya kutu pada burung cucak hijau prestasi [LumajangKicau]

Sudah tidak diraguan lagi, bahwa kutu adalah hewan pengganggu yang kerap kali membawa rasa tidak enak pada rambut manusia yang menyebabkan gatal dan membuat rambut rontok. Namun nyatanya kutu bukan hanya menyerang manusia, melainkan burung kesayangan anda yang juga akan membuat cucak hijau anda dalam bahaya. Mungkin jika belum tau seberapa bahayanya kutu pada burung akan biasa saja, maka dari itu simak penjelasan LumajangKicau kali ini tentang seberapa bahanya kutu pada burung cucak hijau berikut ini :

1. Performa burung cucak hijau menurun
Pertama yang harus anda ketahui bahaya kutu pada burung cucak hijau adalah pada performanya. Tentu saja hal itu akan terjadi karena saat kutu sudah menempel pada bulu burung cucak hijau anda dia akan lebih sering menggaruk – garuk tubuhnya dan tentu saja akan mulai jarang berkicau kembali.

2. Tingkat kesehatan menurun
Bukan hanya performa, namun kesehatan burung cucack hijau anda pastinya akan menurun karena kutu akan sering menggigit burung cucak hijau anda yang nantinya akan membuatnya menjadi kurus.

3. Bulu rusak
Tentu saja yang yang ketiga ini akan menjadi hasil dari pekerjaan kutu burung yang sangat dibenci oleh para kicau mania, karena saat kutu sudah menempel pada bulu burung maka akan menyebabkan bulu rusak, warna pudar dan rontok.

4. Pandangan kabur
Entah benar atau tidak, kutu pada burung cucak hijau akan membuat pandangannya menjadi kabur atau tidak normal. Karena pengalaman LumajangKicau sendiri saat memiliki burung cucak hijau yang terkena kutu burung  saat memakan jangkrik akan kesusahan karena tidak langsung tepat pada sasarannya (jangkik)

5. Stres
Dalam dunia burung stress akan sangat berpengaruh pada kesehatan dan berkurangnya kicauan burung anda. Jika itu terjadi maka sudah dipastikan burung anda tidak layak untuk diikutkan perlombaan.

6. Mati
Yang terakhir adalah kematian. Saat kutu sudah lama bersarang pada burung cucak hijau anda berarti kondisi kesehatan burung anda sudah sangat memburuk karena kutu yang ada juga berkembang biak menjadi banyak yang membuat tingkat kesetresan pada burung cucak hijau semakin tinggi.


Itulah yang dapat LumajangKicau terangkan tentang bahaya kutu pada burung cucak hijau yang dapat anda jadikan pertimbangkan agar selalu rajin merawat burung cucak hijau kesayangan anda. Silahkan share artikel ini pada yang lainnya agar para cucak hijau mania dapat mengetahui seberapa bahayanya kutu pada burung  cucak hijau namun jangan lupa untuk menyertakan sumber. Atas kunjungannya pada blog LumajangKicau kami  ucapkan terimakasih.

Pesona indah burung Kutilang yang tidak dimiliki burung lainnya [LumajangKicau]

Burung kutilang adalah salah satu burung cerdas yang dapat dengan mudah menirukan suara kicauan burung lainnya. Burung kutilang memiliki ukuran tubuh sedang, sama dengan ukuran tubuh burung trucuk. Kicauannya tidak diragukan lagi, kutilang memiliki suara yang khas seperti nadanya yang tinggi namun memiliki volume yang besar (ngebas). Dengan perawatan yang baik burung kutilang bisa nggaruda (berkicau sambil mengepakan sayapnya) sama seperti burung trucukan. Ada beberapa kelebihan yang dimiliki burung kutilang ini yang belum tentu dimiliki burung lainnya, yaitu :

1. Burung yang cerdas
Sudah LumajangKicau jelaskan diatas, bahwa burung kutilang adalah burung yang cerdas dan mudah menirukan suara kicauan burung lainnya. Kicauan burung lain yang dapat ditirukan Burung kutilang diantaranya Cucak hijau, trucukan, lovebird, murai, dsb. Dengan tingkat kecerdasan yang tinggi tentunya burung kutilang ini mulai banyak peminatnya terutama di perkotaan.

2. Mudah jinak
Yang kedua kelebihan burung kutilang adalah mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya (mudah jinak) dengan demikian burung kutilang akan cepat berkicau lagi walau dipindah – pindah tempat. Burung kutilang akan mudah berkicau walapun hasil penjaringan atau hasil tangkapan dialam liar.

3. Rajin berkicau
Burung kutilang termasuk burung yang rajin berkicau seperti burung trucukan. Bahkan pada saat senja (subuh) dan malam hari kutilang yang sudah dipelihara dalam waktu yang lama akan berkicau merdu.

4. tidak mudah stress
Selain kecerdasannya yang mudah menirukan kicauan burung lainnya, burung kutilang ini tidak mudah setres.

5. Kebal terhadap penyakit
Kelima kelebihan burung kutilang ini adalah kebal terhadap serangan penyakit, tentunya dengan demikian burung kutilang ini akan tetap rajin berkicau karena keadaan fisiknya yang selalu fit.

6. pakan mudah dicari
Karena burung kutilang ini adalah burung yang cerdas dan mudah berkicau bukan berarti burung kutilang ini susah dipelihara, nyatanya burung kutilang ini tidak rewel dalam hal makanan, dia bisa diberi makan popan lele dan voer ayam ataupun popan burung lainnya, extra foodingnya pun tidak begitu sulit, anda dapat memberinya mentimun, tomat, papaya dan pisang namun tidak mengurangi kicauannya yang merdu. Dengan demikian benar menurut LumajangKicau bahwa burung kutilang ini adalah burung yang sangat mudah di pelihara.

7. mudah mengenali majikannya
Ketujuh menurut LumajangKicau, burung kutilang adalah burung yang mudah mengenali majikannya. Saat melihat majikannya biasa biasanya burung kutilang akan nggaruda dan berkicau. Hal itu akan membuat pemiliknya merasa letihnya saat pulang kerja akan berkurang.

8 . Warna bulu garang
Burung kutilang memiliki warna bulu yang dominan hitam dengan warna bulu dadanyayang putih keabu – abuan, bulu sayap yang bercorak hitam dan abu – abu dan jambulnya yang berwarna hitam membuatnya tampil garang namun mempesona yang melihatnya.


Itulah pembahasan LumajangKicau mengenai Pesona indah burung Kutilang yang tidak dimiliki burung lainnya. semoga dengan dibuatnya artikel ini akan membuat para kicau mania senantiasa merawat burung kutilang dengan baik agar burung kutilang sendiri akan membanggakan majikannya. Atas kunjungannya pada blog LumajangKicau kami ucapkan terimakasih. Salam kicau mania!!!!!

Mitos atau Fakta? Kenapa burung kutilang disebut burung perusak, temukan jawabannya disini [LumajangKicau]


Sudah tidak tabu lagi dan tidak sedikit orang yang menganggap burung kutilang adalah burung perusak yang tidak layak dipelihara atau digandeng dengan burung kicau lain. Saya sendiri sebenarnya juga memiliki anggapan seperti itu, karena memang mitos bahwa burung kutilang adalah burung perusak kicau lain sudah menyebar luas dari sabang merauke, entah apa alasannya mengapa mitos yang belum tentu terbukti kebenarannya itu telah mendarah daging pada para kicau mania.

Banyak sebenarnya yang bisa ditanyakan untuk mencari jawabannya mengapa burung kutilang adalah burung perusak, seperti contoh berikut :

1.  apa karena dari kicauannya yang bikin burung lain down mentalnya.
2.  apakah dari kicauannya yang tidak cocok / tidak bagus untuk masteran burung lain.
3.  apa dari postur badan yang garang memuat burung lain stress.
4.  apakah dari musyawarah dari para juri  kicau mania bahwa kutilang tidak cocok di lombakan.
5.  apa karena akal - akalan dari para kicau mania yang tidak suka burung kutilang.
6.  apa karena isu / hoax / fitnah yang tersebar dan menjadi keyakinan tersendiri.
7.  apa karena burung kutilang termasuk burung cerdas menirukan kicau lain sehingga dianggap burung perusak?
8. apa karena salah paham sehingga menjadikan burung kutilang dicap sebagai burung perusak?

Dari beberapa pertanyaan diatas sebenarnya menurut saya tidak ada yang masuk akal karena jawabannya mudah dipatahkan dan jelas membuktikan bahwa burung kutilang bukanlah burung perusak. Adapun jawabannya adalah sebagai berikut :

1. TIDAK. Hal itu dikarenakan kicauan burung kutilang terbukti sangat merdu dan tidak membuat burung ketakutan saat burung berkicau bahkan sangkarnya di dekatkan.
2. TIDAK. Siapa yang tidak tau dengan kicauan burung kutilang? Jika tidak tau silahkan download suara kutilang dan dengarkan. Maka anda pastinya akan menyukai kicauannya karena memang suara kicauannya tidak kalah bagus dari burung kicau lain. Dan tentunya akan bagus untuk dimasterkan pada burung lain.
3. Tidak. Dari postur tubuhnyapun tidak menjadi alasan untuk membuat burung lain takut, karena burung kutilang memiliki ukuran tubuh sebesar burung trucukan.
4. TIDAK. Hal itu dibuktikan karena tidak semua daerah melarang atau tidak membuka tiket pendaftaran kontes kutilang, sudah banyak didaerah perkotaan yang sudah mulai membuat perlombaan burung kutilang.
5. TIDAK. Karena jika hanya sekedar akal – akalan maka pasti ada banyak para kicau mania yang masih memeliharanya.
6. TIDAK. Untuk membat isu tentang burung tidaklah mudah, karena butuh bukti yang nyata dan sumber yang akurat.
7. TIDAK. Dalam dunia perkicauan, tentunya semakin cerdas jenis burung itu maka akan menjadi bahan perburuan yang sengit dan akan membuat burung kutilang cepat punah. Nyatanya sampai saat ini burung kutilang dipedesaan masih banyak bahkan tidak ada pemikat burung yang mau menangkapnya.
8. BENAR!!!! Kenapa saya berani menjawab bahwa pertanyaan nomor 8 adalah benar? Yuk lanjutkan membaca artikel di blog LumajangKicau ini biar tau alasannya.

Sebenarnya burung kutilang bukanlah burung perusak, namun ada satu jenis burung yang memang karena kecerdasannya membuat burung kutilang ini menjadi kambing hitam. Lalu apa jenis burung itu? Jawabannya adalah burung cendet. Ya. . . burung cendet memiliki tingkat kecerdasan yang luar biasa yang dapat menirukan hampir semua suara burung kicau, bahkan suaran kucing, ayam, dan suara kuntilanak mp3 pun bisa dimasterkan pada burung cendet. Namun saking cerdasnya jika diperlombakan / digantang dengan burung lain maka semua suara yang dimasterkan akan dia keluarkan namun akan lebih dominan ke suara kutilang dan akan membuat penilaian para juri menjadi amburadul / rusak, karena tentunya burung cendet yang lain di gantangan akan langsung bersuara kutilang semua.
Karena alasan itulah sebenarnya burung kutilang dianggap sebagai burung perusak dank arena anggapan kicau mania yang kurang bijaksana akhiranya mengatakan bahwa burung kutilang adalah burung perusak dan mendarah daging pada kicau mania yang lain terutama orang baru dalam dunia perkicauan.

Namun saat ini sudah ada kicau mania yang sadar dan memelihara burung kutilang ini bersama dengan jenis burung lain seperti kacer, murai, cucak hijau, dan burung kelas atas lainnya. Tentunya suara dari beberapa burung tersebut nyatanya tidak rusak dan tidak berpengaruh apa – apa saat digantangan / diperlombaan.


Itulah pembahasan dari LumajangKicau menengai mitos burung kutilang disebut burung perusak pada burung lain. Sebagai kicau mania yang bijak tentunya kita harus bijaksana dalam menerima kabar isu yang belum tentu benar adanya. 

Namun saya pribadi sangat bersyukur karena banyak orang beranggapan begitu, karena mitos tersebut burung kutilang masih banyak bermain dipersawahan dan di halaman – halaman masyarakat untuk didengarkan kicauannya yang merdu saat pagi hari. Demikan pembahasan LumajangKicau, semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita semua dalam dunia perkicauan. Jika artikel ini sangat berguna silahkan share namun jangan lupa cantumkan sumber, atas kunjungannya pada blog LumajangKicau kami ucapkan terimakasih. Salam kicau mania.